Skip to main content

Diam caraku mencintaimu

Diam adalah caraku mencintaimu karena-

Nya. Kulakukan untuk menjaga kesucian

hatiku dan hatimu karena memang

terjaganya kesucianku dan kesucianmu

adalah tujuanku.

Ini adalah caraku mengasihimu karena-Nya.

Kulakukan untuk memelihara suatu

kehormatan, karena memang terpeliharanya

kehormatanku dan kehormatanmu adalah

cita-citaku.

Jikalau Allah tak menakdirkan tersampaikan

indahnya rasa ini kepadamu di dunia ini

dalam ridha-Nya, mungkin dunia bukanlah

tempat yang tepat bagi cinta untuk saling

bersemi. Tapi bisa jadi cinta itu akan bersemi

di Surga-Nya. Karena ku sangat yakin, bahwa

di akhirat kelak Allah akan menghimpun

orang-orang yang saling mencintai karena-

Nya. Dan diamku kini adalah caraku

mencintaimu karena-Nya. Suci tak tersentuh.

Bahkan syaitanpun tak pernah tahu.

Insya Allah...

Jika kau belum siap melangkah lebih jauh

dengan seseorang, cukup cintai ia dalam

diam.

Karena diammu adalah salah satu bukti

cintamu.

Kau ingin muliakan dia dan tidak akan

mengajaknya menjalin hubungan terlarang,

dengan tidak merusak kesuciannya dan

penjagaan hatinya.

Karena diammu akan memuliakan kesucian

diri dan kesucian hatimu, serta

menghindarkan dirimu dari hal-hal yang

akan merusak izzah dan iffahmu.

Karena diammu bukti kesetiaanmu

dengannya.

Karena mungkin saja orang yang kau cinta

adalah juga orang yang telah Allah Ta’ala

pilihkan untukmu.

Ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan

Ali, yang keduanya saling memendam apa

yang mereka rasakan ? Sampai akhirnya

mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan

indah.

Published with Blogger-droid v2.0.4

Comments